Doa Apabila Menerima Pujian.


Doa Apabila Menerima Pujian.

Doa Apabila Menerima Pujian.

Doa Menurut Riwayat Abu Bakar
Doa ini lebih lengkap untuk menyedari kekurangan diri di sisi Allah:
اللَّهُمَّ أَنْتَ أَعْلَمُ بِي مِنْ نَفْسِي، وَأَنَا أَعْلَمُ بِنَفْسِي مِنَ النَّاسِ، اللهُمَّ لَا تُؤَاخِذْنِي بِمَا يَقُولُونَ، وَاغْفِرْ لِي مَا لَا يَعْلَمُونَ
Allahumma anta a'lamu bi min nafsi, wa ana a'lamu bi nafsi minan naas. Allahumma la tu'akhidzni bima yaqulun, waghfirli ma la ya'lamun.
Maksudnya: "Ya Allah, Engkau lebih mengetahui keadaan diriku daripada diriku sendiri dan aku lebih mengetahui keadaan diriku daripada mereka yang memujiku. Ya Allah, janganlah Engkau menghukumku disebabkan pujian yang mereka ucapkan, ampunilah aku atas kekurangan yang tidak mereka ketahui."

Doa Riwayat al-Bukhari (Dalam Al-Adab Al-Mufrad)
Doa ini sering dibaca oleh para sahabat Nabi:اللَّهُمَّ لَا تُؤَاخِذْنِي بِمَا يَقُولُونَ، وَاغْفِرْ لِي مَا لَا يَعْلَمُونَ
Allahumma la tu'akhidzni bima yaqulun, waghfirli ma la ya'lamun.
Maksudnya: "Ya Allah, jangan Engkau menghukumku disebabkan pujian yang mereka ucapkan, ampunilah aku atas kekurangan yang tidak mereka ketahui."

Cara Merespons Pujian
Mengucapkan Alhamdulillah: Mengembalikan segala pujian kepada Allah kerana Dialah yang menutup aib kita.
Tidak Merendah Diri Berlebihan: Hindari merendah diri sehingga berbohong (contoh: "Eh tak, saya bodoh sebenarnya").
Ucapkan Terima Kasih: Ucapkan terima kasih dan iringi dengan doa dalam hati.

Tujuan doa-doa ini adalah untuk menjaga hati agar terhindar daripada penyakit riyak (menunjuk-nunjuk) dan ujub (kagum diri sendiri).